<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Depok News</title>
	<atom:link href="http://www.depoknews.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.depoknews.com</link>
	<description>Berita dan Informasi Online Kota Depok</description>
	<lastBuildDate>Sun, 19 May 2013 00:09:12 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.5.1</generator>
<xhtml:meta xmlns:xhtml="http://www.w3.org/1999/xhtml" name="robots" content="noindex" />
		<item>
		<title>SMAIT NF Gelar Pentas Seni se-Jabodetabek</title>
		<link>http://www.depoknews.com/smait-nf-gelar-pentas-seni-se-jabodetabek/</link>
		<comments>http://www.depoknews.com/smait-nf-gelar-pentas-seni-se-jabodetabek/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 19 May 2013 00:08:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Miriawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.depoknews.com/?p=23471</guid>
		<description><![CDATA[depoknews.com &#124; Belajar dalam mengkoordinir suatu acara, SMAIT Nurul Fikri dan beberapa SMU se-Jabodetabek adakan pentas seni dan festival teater tanpa bantuan dari guru sekolahnya. Kegiatan ini sudah berjalan sejak 8 Mei yang lalu, dalam acara tersebut ada berbagai perlombaan seperti story telling, 3D wall magazine, futsal, basket, fotografi, tari saman, dan lainnya yang bertempat [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignright size-medium wp-image-23472" alt="NF FESTIVAL" src="http://www.depoknews.com/wp-content/uploads/2013/05/NF-FESTIVAL-300x224.jpg" width="300" height="224" />depoknews.com | Belajar dalam mengkoordinir suatu acara, SMAIT Nurul Fikri dan beberapa SMU se-Jabodetabek adakan pentas seni dan festival teater tanpa bantuan dari guru sekolahnya.</p>
<p>Kegiatan ini sudah berjalan sejak 8 Mei yang lalu, dalam acara tersebut ada berbagai perlombaan seperti <em>story telling,</em> <em>3D wall magazine</em>, futsal, basket, fotografi, tari saman, dan lainnya yang bertempat di SMPIT Nurul Fikri Tugu Cimanggis, Sabtu (18/5/13).</p>
<p>“kegiatan ini adalah suatu kegiatan tahunan yang bertujuan melatih diri sejak dini dalam mengkoordinir suatu acara atau kegiatan,” ujar Ketua Panitia Hamid Fathi kepada depoknews.com di lokasi.</p>
<p>Dia juga menambahkan acara ini juga sebagai ajang silahturahim kepada teman-teman SLTA se Jabodetabek.</p>
<p>Bilal utusan dari sekolah Putra Bangsa menambahkan acara  ini sebagai  ajang melatih diri dalam berkreasi agar makin berkembang kemampuan yang ada.</p>
<p>“Acara  ini kita jadikan ajang melatih diri dalam berkreasi agar makin berkembang kemampuan yang ada,” ujarnya.</p>
<p>Kegiatan ini dimeriahkan dengan menampilkan teater pensi yang bertema tempo doeloe, yel-yel setiap utusan sekolah, serta mempamerkan berbagai kreasi yang dibuat setiap peserta Sekolah.</p>
<p>(Mir/DN)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.depoknews.com/smait-nf-gelar-pentas-seni-se-jabodetabek/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mau Coba BBM For Android dan iPhone? Daftar Di Sini</title>
		<link>http://www.depoknews.com/mau-coba-bbm-for-android-dan-iphone-daftar-di-sini/</link>
		<comments>http://www.depoknews.com/mau-coba-bbm-for-android-dan-iphone-daftar-di-sini/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 18 May 2013 15:00:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Internet]]></category>
		<category><![CDATA[Perangkat]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[# BlackBerry]]></category>
		<category><![CDATA[# iPhone]]></category>
		<category><![CDATA[Android]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.depoknews.com/?p=23468</guid>
		<description><![CDATA[depoknews.com &#124; Janji bos Blackberry membawa Blackberry Messenger (BBM) ke Android dan iOS bukanlah gertak belaka. Anda, bisa jadi yang pertama mencobanya dengan mendaftar di situs Blackberry. Ya, BBM for Android &#38; iPhone sebentar lagi akan menjadi kenyataan. Soal kepastian perilisan sayangnya Thorsten Heins, CEO Blackberry tidak berikan bocoran. Pengguna Android dan iOS hanya bisa [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignright size-medium wp-image-23469" alt="BBM for android" src="http://www.depoknews.com/wp-content/uploads/2013/05/BBM-for-android-300x117.png" width="300" height="117" />depoknews.com | Janji bos Blackberry membawa Blackberry Messenger (BBM) ke Android dan iOS bukanlah gertak belaka. Anda, bisa jadi yang pertama mencobanya dengan mendaftar di situs Blackberry. <em>Ya</em>, BBM for Android &amp; iPhone sebentar lagi akan menjadi kenyataan.</p>
<p>Soal kepastian perilisan sayangnya Thorsten Heins, CEO Blackberry tidak berikan bocoran. Pengguna Android dan iOS hanya bisa menunggu dan berharap segera bisa mencicipi amunisi utama Blackberry ini. Sedangkan di laman Blackberry sendiri muncul <em>form </em>pendaftaran bagi pengguna yang ingin menjajal BBM di iOS atau Android.</p>
<p>Di laman tersebut hanya tertampil sebuah kotak yang mewajibkan pengunjung mengisinya dengan alamat email. Setelah itu tinggal klik ‘Sign up’ dan tunggu kabar dari Blackberry yang akan mengirim email jika BBM di iOS dan Android telah siap.</p>
<p>“Be the first to find out when BBM™ is available on Android™ and iOS,” tulis keterangan di situs Blackberry.</p>
<p>Apakah Blackberry akan membuat semacam BBM beta di Android dan iOS sebelum dirilis final? Bisa jadi demikian. Atau mungkin pula Blackberry menyediakan promo khusus bagi mereka yang telah mendaftar di laman tersebut.</p>
<p>Promo ini bisa berbentuk layanan khusus misalnya BBM Channel. Sebagaimana diketahui jika fitur ini dijadikan amunisi utama Blackberry dalam mengeruk pendapatan.</p>
<p>Thorsten Heins sendiri mengatakan jika BBM di kedua <em>device </em>populer tersebut akan segera hadir pada musim panas nanti. Seperti memantik rasa penasaran pengguna iOS dan Android, ia enggan bicara lebih lanjut soal kedetailan perilisan aplikasi pesan instan ini.</p>
<p>Kunjungi laman Blackberry untuk lakukan pendaftaran di tautan <a href="http://us.blackberry.com/bbm.html" target="_blank">berikut</a>.</p>
<p><span style="color: #888888;">(sidomi/dn)</span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.depoknews.com/mau-coba-bbm-for-android-dan-iphone-daftar-di-sini/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Dugaan Korupsi Pengadaan IT Perpustakaan, Pejabat Rektor UI Prihatin</title>
		<link>http://www.depoknews.com/dugaan-korupsi-pengadaan-it-perpustakaan-pejabat-rektor-ui-prihatin/</link>
		<comments>http://www.depoknews.com/dugaan-korupsi-pengadaan-it-perpustakaan-pejabat-rektor-ui-prihatin/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 18 May 2013 14:30:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Akbar</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.depoknews.com/?p=23464</guid>
		<description><![CDATA[depoknews.com &#124; Pejabat Rektor Universitas Indonesia (UI), Muhammad Anis, menyatakan keprihatinnya atas dugaan korupsi pengadaan IT perpustakaan baru UI. Oleh karena itu ia siap terbuka dan  mengawal Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyelidiki kasus tersebut. Sebab minggu depan dikabarkan bahwa KPK akan menetapkan tersangka terkait kasus tersebut. &#8220;Kami akan memberikan bantuan hukum terhadap civitas akademika yang [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignright size-medium wp-image-23465" alt="Korupsi Pengadaan IT Perpustakaan UI" src="http://www.depoknews.com/wp-content/uploads/2013/05/Korupsi-Pengadaan-IT-Perpustakaan-UI-300x225.jpg" width="300" height="225" />depoknews.com | Pejabat Rektor Universitas Indonesia (UI), Muhammad Anis, menyatakan keprihatinnya atas dugaan korupsi pengadaan IT perpustakaan baru UI.</p>
<p>Oleh karena itu ia siap terbuka dan  mengawal Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyelidiki kasus tersebut.</p>
<p>Sebab minggu depan dikabarkan bahwa KPK akan menetapkan tersangka terkait kasus tersebut.</p>
<p>&#8220;Kami akan memberikan bantuan hukum terhadap civitas akademika yang terjerat kasus itu. UI akan mengikuti proses hukum yang berjalan. UI akan mengawal kasus ini,&#8221; tuturnya, Sabtu (18/5/13).</p>
<p>Dikatakan Anis, Indonesia adalah negara hukum. Karena itu ia siap jika dipanggil kembali oelh KPK.</p>
<p>&#8220;Kami prihatin dengan ini, ini kan orang bukan institusi. Kami selama ini terus melakukan pengawasan internal, audit internal, MWA non akademik, urusan akademik. Kantor akuntan Publik, audit BPK, itu terus kita lakukan,&#8221; tuturnya.</p>
<p>(Akbar)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.depoknews.com/dugaan-korupsi-pengadaan-it-perpustakaan-pejabat-rektor-ui-prihatin/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Persoalan UN, Pemerintah Harus Taati MK</title>
		<link>http://www.depoknews.com/persoalan-un-pemerintah-harus-taati-mk/</link>
		<comments>http://www.depoknews.com/persoalan-un-pemerintah-harus-taati-mk/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 18 May 2013 14:00:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Akbar</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[# Ujian Nasional]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.depoknews.com/?p=23461</guid>
		<description><![CDATA[depoknews.com &#124; Ketua Komnas Pelindungan Anak, Arist Merdeka Sirait menyatakan bahwa bertambahnya kasus pelajar bunuh diri karena takut tak lulus UN membuat pemerintah harus mengevaluasi besar-besaran UN. Apalagi Mahkamah Konstitusi (MK) telah memutuskan melarang UN. &#8220;Tahun lalu ada tiga siswa yang berusaha bunuh diri. Sekarang ada lagi. Ini bahaya. Pemerintah itu patuhi keputusan MK yang [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignright size-medium wp-image-23462" alt="ujian-nasional" src="http://www.depoknews.com/wp-content/uploads/2013/05/ujian-nasional-300x224.jpg" width="300" height="224" />depoknews.com | Ketua Komnas Pelindungan Anak, Arist Merdeka Sirait menyatakan bahwa bertambahnya kasus pelajar bunuh diri karena takut tak lulus UN membuat pemerintah harus mengevaluasi besar-besaran UN. Apalagi Mahkamah Konstitusi (MK) telah memutuskan melarang UN.</p>
<p>&#8220;Tahun lalu ada tiga siswa yang berusaha bunuh diri. Sekarang ada lagi. Ini bahaya. Pemerintah itu patuhi keputusan MK yang menganulir keputusan pelaksanaan UN. Pemerintah harus evaluasi besar-besaran UN,&#8221; tuturnya.</p>
<p>Dikatakan Arist, UN membuat siswa menjadi mencekam. Baik itu sebelum dan sesudah UN. Dengan begitu kejiwaan siswa menjadi terganggu. Kemudian juga setelah lulus para siswa juga susah untuk memilih sekolah.</p>
<p>Sebelumnya diberitakan, Fany Wijaya siswi kelas 3 SMP PGRI Pondokpetir, Bojongsari, bunuh diri dengan cara gantung diri di rumahnya di Perumahan Reni Jaya Blok D 11 No 4 RT03/07, Pondokpetir, Bojongsari, Depok Sabtu (18/5/13). Ia diduga bunuh diri karena takut tak lulus UN.</p>
<p>(Akbar/dn)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.depoknews.com/persoalan-un-pemerintah-harus-taati-mk/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Takut Tak Lulus UN, Siswi SMP di Bojongsari Bunuh Diri</title>
		<link>http://www.depoknews.com/takut-tak-lulus-un-siswi-smp-di-bojongsari-bunuh-diri/</link>
		<comments>http://www.depoknews.com/takut-tak-lulus-un-siswi-smp-di-bojongsari-bunuh-diri/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 18 May 2013 13:29:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Akbar</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bojong Sari]]></category>
		<category><![CDATA[Depok Terkini]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.depoknews.com/?p=23457</guid>
		<description><![CDATA[depoknews.com &#124; Fany Wijaya (17) siswi kelas 3 SMP PGRI Pondokpetir, Bojongsari, Depok bunuh diri dengan cara gantung diri di rumahnya di Perumahan Reni Jaya Blok D 11 No 4 RT03/07, Pondokpetir, Bojongsari, Sabtu (18/5/13) sekitar pukul 06.15 WIB. Fany gantung diri dengan menggunakan kain selendang. Fany yang mengenakan celana legging hitam dan kaus berwarna [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignright size-medium wp-image-23459" alt="gantung_diri_dewasa_02051318" src="http://www.depoknews.com/wp-content/uploads/2013/05/gantung_diri_dewasa_02051318-300x224.jpg" width="300" height="224" />depoknews.com | Fany Wijaya (17) siswi kelas 3 SMP PGRI Pondokpetir, Bojongsari, Depok bunuh diri dengan cara gantung diri di rumahnya di Perumahan Reni Jaya Blok D 11 No 4 RT03/07, Pondokpetir, Bojongsari, Sabtu (18/5/13) sekitar pukul 06.15 WIB.</p>
<p>Fany gantung diri dengan menggunakan kain selendang. Fany yang mengenakan celana legging hitam dan kaus berwarna orange menggantung diri di balok kayu yang menghubungkan pintu belakang rumah dengan pintu kamar kakaknya Edy. Diduga anak kedua dari pasangan Dedy (74) dengan Yani (34) itu bunuh diri karena takut tak lulus Ujian Nasional (UN).</p>
<p>Dedy (74) mengatakan, ibunya Fany, Yani (34) yang menemukan pertama kali Fany gantung diri. Saat itu Yani akan membangunkan Fany untuk segera mengikuti acara perpisahan di sekolahnya.</p>
<p>&#8220;Istri saya mau membangunkan anak kedua saya..sekalian mau pipis. Terus melihat Fany gantung diri,&#8221; kata Dedy sambil menangis.</p>
<p>Sementara itu, Edy menyatakan bahwa ia tahu Fany gantung diri dari ibunya. Saat itu Ibunya membangunkan untuk memberi tahu Fany gantung diri.</p>
<p>&#8220;Saya lihat kain yang digunakan untuk menggendong bayi. Saya tidak ada firasat sama sekali. Bapak sama ibu juga begitu,&#8221; ujarnya.<br />
<strong>  </strong></p>
<p><strong>Takut tak lulus UN</strong></p>
<p>Edy menjelaskan, adiknya begitu serius menghadapi UN. Karena itu dia giat belajar. Bahkan akan tidur pun Fany tetap belajar.</p>
<p>&#8220;Dia giat belajar karena takut ga lulus UN. Bahkan selama akan menghadapi UN, Fany tidak buka-buka Facebook dan twitternya. Saya bilang tidak usah tegang. Rileks saja kalau menghadapi UN,&#8221; ujar Edy yang menjadi tulang punggung keluarganya itu.</p>
<p>Dikatakan Edy, dua minggu yang lalu juga Fany menyampaikan rasa kekhawatirannya tidak lulus UN. Dia bilang jika tidak lulus UN maka akan bekerja sebagai penjaga warnet di rumah sepupunya di Cibinong, Kabupaten Bogor.</p>
<p>(Akbar/dn)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.depoknews.com/takut-tak-lulus-un-siswi-smp-di-bojongsari-bunuh-diri/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Terpilih Jadi Wagub, Deddy Mizwar Berhenti Merokok dan Begadang</title>
		<link>http://www.depoknews.com/terpilih-jadi-wagub-deddy-mizwar-berhenti-merokok-dan-begadang/</link>
		<comments>http://www.depoknews.com/terpilih-jadi-wagub-deddy-mizwar-berhenti-merokok-dan-begadang/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 18 May 2013 10:26:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.depoknews.com/?p=23452</guid>
		<description><![CDATA[depoknews.com &#124; Setelah terpilih sebagai Wakil Gubernur Jawa Barat periode 2013-2018 mendampingi Ahmad Heryawan, Deddy Mizwar mulai mengubah kebiasannya dengan tidak lagi merokok dan begadang. &#8220;Sudah hampir tiga minggu ini lah (tidak merokok). Dan sekarang juga mulai mengurangi begadang,&#8221; kata Deddy di Gedung Negara Pakuan Kota Bandung, Sabtu (18/5/13). Ia mengatakan, keputusan tidak merokok dimulai [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignright size-medium wp-image-23453" alt="deddy mizwar-" src="http://www.depoknews.com/wp-content/uploads/2013/05/deddy-mizwar--300x224.jpg" width="300" height="224" />depoknews.com | Setelah terpilih sebagai Wakil Gubernur Jawa Barat periode 2013-2018 mendampingi Ahmad Heryawan, Deddy Mizwar mulai mengubah kebiasannya dengan tidak lagi merokok dan begadang.</p>
<p>&#8220;Sudah hampir tiga minggu ini lah (tidak merokok). Dan sekarang juga mulai mengurangi begadang,&#8221; kata Deddy di Gedung Negara Pakuan Kota Bandung, Sabtu (18/5/13).</p>
<p>Ia mengatakan, keputusan tidak merokok dimulai saat dia masuk rumah sakit usai ibadah umroh di Tanah Suci Mekah.</p>
<p>&#8220;Kemarin waktu di rumah sakit kan enggak boleh merokok, nah setelah itu jadi keterusan enggak merokok. Jadi pahit dan enggak enak kerasanya,&#8221; kata dia.</p>
<p>Dia menyambut baik usul Ahmad Heryawan untuk memberikan kursus ilmu pemerintahan kepada. Deddy malah memutuskan memperdalam ilmu pemerintah.</p>
<p>&#8220;Saya malah kuliah lagi. Kuliahnya tentang ilmu pemerintah tentang tempat kuliahnya di mana itu belum dipikirkan,&#8221; katanya.</p>
<p>Menurut dia, keputusannya untuk kuliah adalah sebagai bentuk kesiapannya menjadi wakil gubernur di provinsi berpenduduk sekitar 44,5 juta orang itu. (antara/dn)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.depoknews.com/terpilih-jadi-wagub-deddy-mizwar-berhenti-merokok-dan-begadang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Digodok Rancangan Peraturan Pemerintah Terkait Gaji PNS</title>
		<link>http://www.depoknews.com/digodok-rancangan-peraturan-pemerintah-terkait-gaji-pns/</link>
		<comments>http://www.depoknews.com/digodok-rancangan-peraturan-pemerintah-terkait-gaji-pns/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 18 May 2013 08:45:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>S Hidayati</dc:creator>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.depoknews.com/?p=23447</guid>
		<description><![CDATA[depoknews.com &#124; Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) terkait gaji para Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang digodok pemerintah.  Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi melihat PNS harus digaji sesuai agar kinerja dan perilakunya menjadi lebih baik. Pasalnya, banyak masyarakat yang berpikir gaji PNS masih kecil ketimbang swasta. Direktur Indef Eni Sri Hartati berpendapat kinerja PNS yang [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><img class="alignleft size-full wp-image-23448" alt="pns rehat" src="http://www.depoknews.com/wp-content/uploads/2013/05/pns-rehat.jpg" width="264" height="191" />depoknews.com | Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) terkait gaji para Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang digodok pemerintah.  Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi melihat PNS harus digaji sesuai agar kinerja dan perilakunya menjadi lebih baik. Pasalnya, banyak masyarakat yang berpikir gaji PNS masih kecil ketimbang swasta.</p>
<p style="text-align: justify;">Direktur Indef Eni Sri Hartati berpendapat kinerja PNS yang masih belum optimal harus lebih dulu diperbaiki sebelum gajinya disetarakan dengan swasta. Menurut penilaian Eni, kinerja PNS sangat kurang jika dilihat dari pelayanan yang diberikan kepada masyarakat. &#8220;Tetapi jangan gajinya disetarakan dengan kinerja yang masih seperti sekarang. Ini nanti bisa memakan 40 persen dari APBN,&#8221; ujar Eni seperti dikutip merdeka.com di Jakarta, Jumat (17/5/13).</p>
<p style="text-align: justify;">Meskipun secara demografis Indonesia yang luas dan berpulau-pulau akan menyulitkan pemerintah dalam meningkatkan pelayanan. Namun ini tidak bisa dijadikan alasan kurangnya kinerja PNS. Kinerja PNS dapat diukur dari  pelayanannya. Indonesia masih jauh tertinggal dari negara lain beda sekali. Jika di Singapura bisa selesai 3 hari, di Indonesia baru selesai 30 hari.</p>
<p style="text-align: justify;">Penyetaraan gaji PNS dengan swasta diharapkan membuat kinerja PNS lebih baik dan lebih kompetitif. Tetapi yang penting harus ditingkatkan  dahulu pelayanan dan kinerjanya sehingga pantas mendapatkan gaji setara dengan swasta. Penyetaraan gaji dapat dilakukan setelah ada perbaikan kinerja dan SDM yang berkualitas. Lulusan terbaik Universitas akan tergiur berkarir di pemerintahan karena gaji yang tinggi. (mer/dn)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.depoknews.com/digodok-rancangan-peraturan-pemerintah-terkait-gaji-pns/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Foto-foto: Mengkritik Depok Lewat Karya</title>
		<link>http://www.depoknews.com/foto-foto-mengkritik-depok-lewat-karya/</link>
		<comments>http://www.depoknews.com/foto-foto-mengkritik-depok-lewat-karya/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 18 May 2013 07:31:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ramadhan Aditya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Foto]]></category>
		<category><![CDATA[Foto & Video]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.depoknews.com/?p=23439</guid>
		<description><![CDATA[depoknews.com &#124; Sejumlah karya seni lukisan di dinding atau mural terlihat di deretan tembok pembatas proyek jalan tol Cijago di Jalan Margonda Raya, tepat di sasmping lampu merah Jalan Ir. H. Juanda. Menurut pemantauan depoknews.com, lukisan mural tersebut mulai bermunculan satu per satu dari hari ke hari. - - - Comments box activated - - [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>depoknews.com | Sejumlah karya seni lukisan di dinding atau mural terlihat di deretan tembok pembatas proyek jalan tol Cijago di Jalan Margonda Raya, tepat di sasmping lampu merah Jalan Ir. H. Juanda. Menurut pemantauan depoknews.com, lukisan mural tersebut mulai bermunculan satu per satu dari hari ke hari.</p>
<p style="text-align: center;"></p>
<script type="text/javascript">
/* <![CDATA[ */
	wppaFilmPageSize[2] = 5;
/* ]]&gt; */
</script>
<div style="border-style: solid; border-width:1px; border-radius:6px; -moz-border-radius:6px; -khtml-border-radius:6px; -webkit-border-radius:6px; margin-bottom:8px; background-color:#dddddd; border-color:#bbbbbb; ">
<a href="http://www.depoknews.com/foto-foto-mengkritik-depok-lewat-karya/"><img src="http://www.depoknews.com/wp-content/uploads/wppa/thumbs/162.jpg" alt="IMG_2921.JPG" title="IMG_2921.JPG" style=" border-width: 0px; width:69px; height:100px; margin-left:19px; margin-right:19px; margin-top: 4px; margin-bottom: 4px;" /></a>
<a href="http://www.depoknews.com/foto-foto-mengkritik-depok-lewat-karya/"><img src="http://www.depoknews.com/wp-content/uploads/wppa/thumbs/163.jpg" alt="IMG_2920.JPG" title="IMG_2920.JPG" style=" border-width: 0px; width:100px; height:66px; margin-left:4px; margin-right:4px; margin-top: 4px; margin-bottom: 4px;" /></a>
<a href="http://www.depoknews.com/foto-foto-mengkritik-depok-lewat-karya/"><img src="http://www.depoknews.com/wp-content/uploads/wppa/thumbs/164.jpg" alt="IMG_2915.JPG" title="IMG_2915.JPG" style=" border-width: 0px; width:100px; height:67px; margin-left:4px; margin-right:4px; margin-top: 4px; margin-bottom: 4px;" /></a>
<a href="http://www.depoknews.com/foto-foto-mengkritik-depok-lewat-karya/"><img src="http://www.depoknews.com/wp-content/uploads/wppa/thumbs/165.jpg" alt="IMG_2912.JPG" title="IMG_2912.JPG" style=" border-width: 0px; width:100px; height:67px; margin-left:4px; margin-right:4px; margin-top: 4px; margin-bottom: 4px;" /></a>
<a href="http://www.depoknews.com/foto-foto-mengkritik-depok-lewat-karya/"><img src="http://www.depoknews.com/wp-content/uploads/wppa/thumbs/166.jpg" alt="IMG_2911.JPG" title="IMG_2911.JPG" style=" border-width: 0px; width:100px; height:66px; margin-left:4px; margin-right:4px; margin-top: 4px; margin-bottom: 4px;" /></a>
<a href="http://www.depoknews.com/foto-foto-mengkritik-depok-lewat-karya/"><img src="http://www.depoknews.com/wp-content/uploads/wppa/thumbs/167.jpg" alt="IMG_2910.JPG" title="IMG_2910.JPG" style=" border-width: 0px; width:100px; height:67px; margin-left:4px; margin-right:4px; margin-top: 4px; margin-bottom: 4px;" /></a>
<a href="http://www.depoknews.com/foto-foto-mengkritik-depok-lewat-karya/"><img src="http://www.depoknews.com/wp-content/uploads/wppa/thumbs/168.jpg" alt="IMG_2908.JPG" title="IMG_2908.JPG" style=" border-width: 0px; width:100px; height:62px; margin-left:4px; margin-right:4px; margin-top: 4px; margin-bottom: 4px;" /></a>
</div>
<div style="margin:4px 0; border-style: solid; border-width:1px; border-radius:6px; -moz-border-radius:6px; -khtml-border-radius:6px; -webkit-border-radius:6px; margin-bottom:8px; background-color:#dddddd; border-color:#bbbbbb; text-align:center;">- - - Comments box activated - - -</div>
<script type="text/javascript">
	/* <![CDATA[ */
	wppaStoreSlideInfo('2','0','http://www.depoknews.com/wp-content/uploads/wppa/162.jpg',' max-width:309px; max-height:450px; width:309px; height:450px; margin-left:146px; margin-top:0px;','309','450','IMG_2921.JPG','IMG_2921.JPG','','162','','0','http://www.depoknews.com/foto-foto-mengkritik-depok-lewat-karya/?locale=en_US&wppa-album=20&wppa-cover=0&wppa-slide&wppa-occur=1&wppa-photo=162','','','','0','<div id="wppa-comform-wrap-2" style="display:none;" ><form id="wppa-commentform-2" class="wppa-comment-form" action="http://www.depoknews.com/foto-foto-mengkritik-depok-lewat-karya/?locale=en_US&amp;wppa-photo=162" method="post" style="" onsubmit="return wppaValidateComment(2)"><input type="hidden" id="wppa-nonce" name="wppa-nonce" value="8c3b729bc0" /><input type="hidden" name="wppa-occur" value="1" /><table id="wppacommenttable-2" style="margin:0;"><tbody><tr valign="top" style=""><td class="wppa-box-text wppa-td" style="width:30%; font-weight:normal; padding: 3px 2px 3px 0; border: 0" >Your name:</td><td class="wppa-box-text wppa-td" style="width:70%; font-weight:normal; padding: 3px 2px 3px 0; border: 0" ><input type="text" name="wppa-comname" id="wppa-comname-2" style="width:100%; " value="" /></td></tr><tr valign="top" style=""><td class="wppa-box-text wppa-td" style="width:30%; font-weight:normal; padding: 3px 2px 3px 0; border: 0" >Your email:</td><td class="wppa-box-text wppa-td" style="width:70%; font-weight:normal; padding: 3px 2px 3px 0; border: 0" ><input type="text" name="wppa-comemail" id="wppa-comemail-2" style="width:100%; " value="" /></td></tr><tr valign="top" style="vertical-align:top;"><td valign="top" class="wppa-box-text wppa-td" style="vertical-align:top; width:30%; font-weight:normal; padding: 3px 2px 3px 0; border: 0" >Your comment:<br /><br /><input type="submit" name="commentbtn" value="Send!" style="margin:0;" /></td><td valign="top" class="wppa-box-text wppa-td" style="vertical-align:top; width:70%; font-weight:normal; padding: 3px 2px 3px 0; border: 0" ><textarea name="wppa-comment" id="wppa-comment-2" style="height:60px; width:100%; "></textarea></td></tr></tbody></table></form></div><div id="wppa-comfooter-wrap-2" style="display:block;" ><table id="wppacommentfooter-2" class="wppa-comment-form" style="margin:0;"><tbody><tr style="text-align:center; "><td style="text-align:center; cursor:pointer;font-weight:normal; " ><a onclick="wppaOpenComments(2, -1); return false;">Leave a comment</a></td></tr></tbody></table></div>','','','','http://www.depoknews.com/foto-foto-mengkritik-depok-lewat-karya/?locale=en_US&wppa-album=20&wppa-photo=162&wppa-cover=0&wppa-occur=1','');
	wppaStoreSlideInfo('2','1','http://www.depoknews.com/wp-content/uploads/wppa/163.jpg',' max-width:600px; max-height:392px; width:600px; height:392px; margin-left:0px; margin-top:0px;','600','392','IMG_2920.JPG','IMG_2920.JPG','','163','','0','http://www.depoknews.com/foto-foto-mengkritik-depok-lewat-karya/?locale=en_US&wppa-album=20&wppa-cover=0&wppa-slide&wppa-occur=1&wppa-photo=163','','','','0','<div id="wppa-comform-wrap-2" style="display:none;" ><form id="wppa-commentform-2" class="wppa-comment-form" action="http://www.depoknews.com/foto-foto-mengkritik-depok-lewat-karya/?locale=en_US&amp;wppa-photo=163" method="post" style="" onsubmit="return wppaValidateComment(2)"><input type="hidden" id="wppa-nonce" name="wppa-nonce" value="8c3b729bc0" /><input type="hidden" name="wppa-occur" value="1" /><table id="wppacommenttable-2" style="margin:0;"><tbody><tr valign="top" style=""><td class="wppa-box-text wppa-td" style="width:30%; font-weight:normal; padding: 3px 2px 3px 0; border: 0" >Your name:</td><td class="wppa-box-text wppa-td" style="width:70%; font-weight:normal; padding: 3px 2px 3px 0; border: 0" ><input type="text" name="wppa-comname" id="wppa-comname-2" style="width:100%; " value="" /></td></tr><tr valign="top" style=""><td class="wppa-box-text wppa-td" style="width:30%; font-weight:normal; padding: 3px 2px 3px 0; border: 0" >Your email:</td><td class="wppa-box-text wppa-td" style="width:70%; font-weight:normal; padding: 3px 2px 3px 0; border: 0" ><input type="text" name="wppa-comemail" id="wppa-comemail-2" style="width:100%; " value="" /></td></tr><tr valign="top" style="vertical-align:top;"><td valign="top" class="wppa-box-text wppa-td" style="vertical-align:top; width:30%; font-weight:normal; padding: 3px 2px 3px 0; border: 0" >Your comment:<br /><br /><input type="submit" name="commentbtn" value="Send!" style="margin:0;" /></td><td valign="top" class="wppa-box-text wppa-td" style="vertical-align:top; width:70%; font-weight:normal; padding: 3px 2px 3px 0; border: 0" ><textarea name="wppa-comment" id="wppa-comment-2" style="height:60px; width:100%; "></textarea></td></tr></tbody></table></form></div><div id="wppa-comfooter-wrap-2" style="display:block;" ><table id="wppacommentfooter-2" class="wppa-comment-form" style="margin:0;"><tbody><tr style="text-align:center; "><td style="text-align:center; cursor:pointer;font-weight:normal; " ><a onclick="wppaOpenComments(2, -1); return false;">Leave a comment</a></td></tr></tbody></table></div>','','','','http://www.depoknews.com/foto-foto-mengkritik-depok-lewat-karya/?locale=en_US&wppa-album=20&wppa-photo=163&wppa-cover=0&wppa-occur=1','');
	wppaStoreSlideInfo('2','2','http://www.depoknews.com/wp-content/uploads/wppa/164.jpg',' max-width:600px; max-height:400px; width:600px; height:400px; margin-left:0px; margin-top:0px;','600','400','IMG_2915.JPG','IMG_2915.JPG','','164','','0','http://www.depoknews.com/foto-foto-mengkritik-depok-lewat-karya/?locale=en_US&wppa-album=20&wppa-cover=0&wppa-slide&wppa-occur=1&wppa-photo=164','','','','0','<div id="wppa-comform-wrap-2" style="display:none;" ><form id="wppa-commentform-2" class="wppa-comment-form" action="http://www.depoknews.com/foto-foto-mengkritik-depok-lewat-karya/?locale=en_US&amp;wppa-photo=164" method="post" style="" onsubmit="return wppaValidateComment(2)"><input type="hidden" id="wppa-nonce" name="wppa-nonce" value="8c3b729bc0" /><input type="hidden" name="wppa-occur" value="1" /><table id="wppacommenttable-2" style="margin:0;"><tbody><tr valign="top" style=""><td class="wppa-box-text wppa-td" style="width:30%; font-weight:normal; padding: 3px 2px 3px 0; border: 0" >Your name:</td><td class="wppa-box-text wppa-td" style="width:70%; font-weight:normal; padding: 3px 2px 3px 0; border: 0" ><input type="text" name="wppa-comname" id="wppa-comname-2" style="width:100%; " value="" /></td></tr><tr valign="top" style=""><td class="wppa-box-text wppa-td" style="width:30%; font-weight:normal; padding: 3px 2px 3px 0; border: 0" >Your email:</td><td class="wppa-box-text wppa-td" style="width:70%; font-weight:normal; padding: 3px 2px 3px 0; border: 0" ><input type="text" name="wppa-comemail" id="wppa-comemail-2" style="width:100%; " value="" /></td></tr><tr valign="top" style="vertical-align:top;"><td valign="top" class="wppa-box-text wppa-td" style="vertical-align:top; width:30%; font-weight:normal; padding: 3px 2px 3px 0; border: 0" >Your comment:<br /><br /><input type="submit" name="commentbtn" value="Send!" style="margin:0;" /></td><td valign="top" class="wppa-box-text wppa-td" style="vertical-align:top; width:70%; font-weight:normal; padding: 3px 2px 3px 0; border: 0" ><textarea name="wppa-comment" id="wppa-comment-2" style="height:60px; width:100%; "></textarea></td></tr></tbody></table></form></div><div id="wppa-comfooter-wrap-2" style="display:block;" ><table id="wppacommentfooter-2" class="wppa-comment-form" style="margin:0;"><tbody><tr style="text-align:center; "><td style="text-align:center; cursor:pointer;font-weight:normal; " ><a onclick="wppaOpenComments(2, -1); return false;">Leave a comment</a></td></tr></tbody></table></div>','','','','http://www.depoknews.com/foto-foto-mengkritik-depok-lewat-karya/?locale=en_US&wppa-album=20&wppa-photo=164&wppa-cover=0&wppa-occur=1','');
	wppaStoreSlideInfo('2','3','http://www.depoknews.com/wp-content/uploads/wppa/165.jpg',' max-width:600px; max-height:400px; width:600px; height:400px; margin-left:0px; margin-top:0px;','600','400','IMG_2912.JPG','IMG_2912.JPG','','165','','0','http://www.depoknews.com/foto-foto-mengkritik-depok-lewat-karya/?locale=en_US&wppa-album=20&wppa-cover=0&wppa-slide&wppa-occur=1&wppa-photo=165','','','','0','<div id="wppa-comform-wrap-2" style="display:none;" ><form id="wppa-commentform-2" class="wppa-comment-form" action="http://www.depoknews.com/foto-foto-mengkritik-depok-lewat-karya/?locale=en_US&amp;wppa-photo=165" method="post" style="" onsubmit="return wppaValidateComment(2)"><input type="hidden" id="wppa-nonce" name="wppa-nonce" value="8c3b729bc0" /><input type="hidden" name="wppa-occur" value="1" /><table id="wppacommenttable-2" style="margin:0;"><tbody><tr valign="top" style=""><td class="wppa-box-text wppa-td" style="width:30%; font-weight:normal; padding: 3px 2px 3px 0; border: 0" >Your name:</td><td class="wppa-box-text wppa-td" style="width:70%; font-weight:normal; padding: 3px 2px 3px 0; border: 0" ><input type="text" name="wppa-comname" id="wppa-comname-2" style="width:100%; " value="" /></td></tr><tr valign="top" style=""><td class="wppa-box-text wppa-td" style="width:30%; font-weight:normal; padding: 3px 2px 3px 0; border: 0" >Your email:</td><td class="wppa-box-text wppa-td" style="width:70%; font-weight:normal; padding: 3px 2px 3px 0; border: 0" ><input type="text" name="wppa-comemail" id="wppa-comemail-2" style="width:100%; " value="" /></td></tr><tr valign="top" style="vertical-align:top;"><td valign="top" class="wppa-box-text wppa-td" style="vertical-align:top; width:30%; font-weight:normal; padding: 3px 2px 3px 0; border: 0" >Your comment:<br /><br /><input type="submit" name="commentbtn" value="Send!" style="margin:0;" /></td><td valign="top" class="wppa-box-text wppa-td" style="vertical-align:top; width:70%; font-weight:normal; padding: 3px 2px 3px 0; border: 0" ><textarea name="wppa-comment" id="wppa-comment-2" style="height:60px; width:100%; "></textarea></td></tr></tbody></table></form></div><div id="wppa-comfooter-wrap-2" style="display:block;" ><table id="wppacommentfooter-2" class="wppa-comment-form" style="margin:0;"><tbody><tr style="text-align:center; "><td style="text-align:center; cursor:pointer;font-weight:normal; " ><a onclick="wppaOpenComments(2, -1); return false;">Leave a comment</a></td></tr></tbody></table></div>','','','','http://www.depoknews.com/foto-foto-mengkritik-depok-lewat-karya/?locale=en_US&wppa-album=20&wppa-photo=165&wppa-cover=0&wppa-occur=1','');
	wppaStoreSlideInfo('2','4','http://www.depoknews.com/wp-content/uploads/wppa/166.jpg',' max-width:600px; max-height:395px; width:600px; height:395px; margin-left:0px; margin-top:0px;','600','395','IMG_2911.JPG','IMG_2911.JPG','','166','','0','http://www.depoknews.com/foto-foto-mengkritik-depok-lewat-karya/?locale=en_US&wppa-album=20&wppa-cover=0&wppa-slide&wppa-occur=1&wppa-photo=166','','','','0','<div id="wppa-comform-wrap-2" style="display:none;" ><form id="wppa-commentform-2" class="wppa-comment-form" action="http://www.depoknews.com/foto-foto-mengkritik-depok-lewat-karya/?locale=en_US&amp;wppa-photo=166" method="post" style="" onsubmit="return wppaValidateComment(2)"><input type="hidden" id="wppa-nonce" name="wppa-nonce" value="8c3b729bc0" /><input type="hidden" name="wppa-occur" value="1" /><table id="wppacommenttable-2" style="margin:0;"><tbody><tr valign="top" style=""><td class="wppa-box-text wppa-td" style="width:30%; font-weight:normal; padding: 3px 2px 3px 0; border: 0" >Your name:</td><td class="wppa-box-text wppa-td" style="width:70%; font-weight:normal; padding: 3px 2px 3px 0; border: 0" ><input type="text" name="wppa-comname" id="wppa-comname-2" style="width:100%; " value="" /></td></tr><tr valign="top" style=""><td class="wppa-box-text wppa-td" style="width:30%; font-weight:normal; padding: 3px 2px 3px 0; border: 0" >Your email:</td><td class="wppa-box-text wppa-td" style="width:70%; font-weight:normal; padding: 3px 2px 3px 0; border: 0" ><input type="text" name="wppa-comemail" id="wppa-comemail-2" style="width:100%; " value="" /></td></tr><tr valign="top" style="vertical-align:top;"><td valign="top" class="wppa-box-text wppa-td" style="vertical-align:top; width:30%; font-weight:normal; padding: 3px 2px 3px 0; border: 0" >Your comment:<br /><br /><input type="submit" name="commentbtn" value="Send!" style="margin:0;" /></td><td valign="top" class="wppa-box-text wppa-td" style="vertical-align:top; width:70%; font-weight:normal; padding: 3px 2px 3px 0; border: 0" ><textarea name="wppa-comment" id="wppa-comment-2" style="height:60px; width:100%; "></textarea></td></tr></tbody></table></form></div><div id="wppa-comfooter-wrap-2" style="display:block;" ><table id="wppacommentfooter-2" class="wppa-comment-form" style="margin:0;"><tbody><tr style="text-align:center; "><td style="text-align:center; cursor:pointer;font-weight:normal; " ><a onclick="wppaOpenComments(2, -1); return false;">Leave a comment</a></td></tr></tbody></table></div>','','','','http://www.depoknews.com/foto-foto-mengkritik-depok-lewat-karya/?locale=en_US&wppa-album=20&wppa-photo=166&wppa-cover=0&wppa-occur=1','');
	wppaStoreSlideInfo('2','5','http://www.depoknews.com/wp-content/uploads/wppa/167.jpg',' max-width:600px; max-height:400px; width:600px; height:400px; margin-left:0px; margin-top:0px;','600','400','IMG_2910.JPG','IMG_2910.JPG','','167','','0','http://www.depoknews.com/foto-foto-mengkritik-depok-lewat-karya/?locale=en_US&wppa-album=20&wppa-cover=0&wppa-slide&wppa-occur=1&wppa-photo=167','','','','0','<div id="wppa-comform-wrap-2" style="display:none;" ><form id="wppa-commentform-2" class="wppa-comment-form" action="http://www.depoknews.com/foto-foto-mengkritik-depok-lewat-karya/?locale=en_US&amp;wppa-photo=167" method="post" style="" onsubmit="return wppaValidateComment(2)"><input type="hidden" id="wppa-nonce" name="wppa-nonce" value="8c3b729bc0" /><input type="hidden" name="wppa-occur" value="1" /><table id="wppacommenttable-2" style="margin:0;"><tbody><tr valign="top" style=""><td class="wppa-box-text wppa-td" style="width:30%; font-weight:normal; padding: 3px 2px 3px 0; border: 0" >Your name:</td><td class="wppa-box-text wppa-td" style="width:70%; font-weight:normal; padding: 3px 2px 3px 0; border: 0" ><input type="text" name="wppa-comname" id="wppa-comname-2" style="width:100%; " value="" /></td></tr><tr valign="top" style=""><td class="wppa-box-text wppa-td" style="width:30%; font-weight:normal; padding: 3px 2px 3px 0; border: 0" >Your email:</td><td class="wppa-box-text wppa-td" style="width:70%; font-weight:normal; padding: 3px 2px 3px 0; border: 0" ><input type="text" name="wppa-comemail" id="wppa-comemail-2" style="width:100%; " value="" /></td></tr><tr valign="top" style="vertical-align:top;"><td valign="top" class="wppa-box-text wppa-td" style="vertical-align:top; width:30%; font-weight:normal; padding: 3px 2px 3px 0; border: 0" >Your comment:<br /><br /><input type="submit" name="commentbtn" value="Send!" style="margin:0;" /></td><td valign="top" class="wppa-box-text wppa-td" style="vertical-align:top; width:70%; font-weight:normal; padding: 3px 2px 3px 0; border: 0" ><textarea name="wppa-comment" id="wppa-comment-2" style="height:60px; width:100%; "></textarea></td></tr></tbody></table></form></div><div id="wppa-comfooter-wrap-2" style="display:block;" ><table id="wppacommentfooter-2" class="wppa-comment-form" style="margin:0;"><tbody><tr style="text-align:center; "><td style="text-align:center; cursor:pointer;font-weight:normal; " ><a onclick="wppaOpenComments(2, -1); return false;">Leave a comment</a></td></tr></tbody></table></div>','','','','http://www.depoknews.com/foto-foto-mengkritik-depok-lewat-karya/?locale=en_US&wppa-album=20&wppa-photo=167&wppa-cover=0&wppa-occur=1','');
	wppaStoreSlideInfo('2','6','http://www.depoknews.com/wp-content/uploads/wppa/168.jpg',' max-width:600px; max-height:371px; width:600px; height:371px; margin-left:0px; margin-top:0px;','600','371','IMG_2908.JPG','IMG_2908.JPG','','168','','0','http://www.depoknews.com/foto-foto-mengkritik-depok-lewat-karya/?locale=en_US&wppa-album=20&wppa-cover=0&wppa-slide&wppa-occur=1&wppa-photo=168','','','','0','<div id="wppa-comform-wrap-2" style="display:none;" ><form id="wppa-commentform-2" class="wppa-comment-form" action="http://www.depoknews.com/foto-foto-mengkritik-depok-lewat-karya/?locale=en_US&amp;wppa-photo=168" method="post" style="" onsubmit="return wppaValidateComment(2)"><input type="hidden" id="wppa-nonce" name="wppa-nonce" value="8c3b729bc0" /><input type="hidden" name="wppa-occur" value="1" /><table id="wppacommenttable-2" style="margin:0;"><tbody><tr valign="top" style=""><td class="wppa-box-text wppa-td" style="width:30%; font-weight:normal; padding: 3px 2px 3px 0; border: 0" >Your name:</td><td class="wppa-box-text wppa-td" style="width:70%; font-weight:normal; padding: 3px 2px 3px 0; border: 0" ><input type="text" name="wppa-comname" id="wppa-comname-2" style="width:100%; " value="" /></td></tr><tr valign="top" style=""><td class="wppa-box-text wppa-td" style="width:30%; font-weight:normal; padding: 3px 2px 3px 0; border: 0" >Your email:</td><td class="wppa-box-text wppa-td" style="width:70%; font-weight:normal; padding: 3px 2px 3px 0; border: 0" ><input type="text" name="wppa-comemail" id="wppa-comemail-2" style="width:100%; " value="" /></td></tr><tr valign="top" style="vertical-align:top;"><td valign="top" class="wppa-box-text wppa-td" style="vertical-align:top; width:30%; font-weight:normal; padding: 3px 2px 3px 0; border: 0" >Your comment:<br /><br /><input type="submit" name="commentbtn" value="Send!" style="margin:0;" /></td><td valign="top" class="wppa-box-text wppa-td" style="vertical-align:top; width:70%; font-weight:normal; padding: 3px 2px 3px 0; border: 0" ><textarea name="wppa-comment" id="wppa-comment-2" style="height:60px; width:100%; "></textarea></td></tr></tbody></table></form></div><div id="wppa-comfooter-wrap-2" style="display:block;" ><table id="wppacommentfooter-2" class="wppa-comment-form" style="margin:0;"><tbody><tr style="text-align:center; "><td style="text-align:center; cursor:pointer;font-weight:normal; " ><a onclick="wppaOpenComments(2, -1); return false;">Leave a comment</a></td></tr></tbody></table></div>','','','','http://www.depoknews.com/foto-foto-mengkritik-depok-lewat-karya/?locale=en_US&wppa-album=20&wppa-photo=168&wppa-cover=0&wppa-occur=1','');
/* ]]&gt; */
</script>
<script type="text/javascript">/* <![CDATA[ */
	wppaFullValign[2] = "fit";
	wppaFullHalign[2] = "center";
	jQuery(document).ready(function() { wppaStartStop(2, -1); });
/* ]]&gt; */
</script><p></p>
<p> <a href="http://www.depoknews.com/wp-content/uploads/2013/05/IMG_2910.jpg"><img class="size-medium wp-image-23441 aligncenter" alt="IMG_2910" src="http://www.depoknews.com/wp-content/uploads/2013/05/IMG_2910-300x224.jpg" width="173" height="129" /></a></p>
<p>Uniknya, lukisan mural yang dilukis oleh Milisi Mural Depok ini menyampaikan aspirasi berisi kritikan kepada Pemerintah Kota Depok perihal pembangunan kota. Di sejumlah mural, terdapat tulisan seperti &#8220;Depok atau Kota Ruko?&#8221;, &#8220;Beri kami penghijauan&#8221;, dan &#8220;Iklan parpol ngrusak mata&#8221; dengan lukisan yang mendukung pesan tersebut. (Rad/dn)</p>
<address>Foto : Ramadhan Aditya/depoknews</address>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.depoknews.com/foto-foto-mengkritik-depok-lewat-karya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Sidang Impor Daging Sapi, ICAF: Skor 1-0 untuk PKS</title>
		<link>http://www.depoknews.com/sidang-impor-daging-sapi-icaf-skor-1-0-untuk-pks/</link>
		<comments>http://www.depoknews.com/sidang-impor-daging-sapi-icaf-skor-1-0-untuk-pks/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 18 May 2013 06:30:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[# KPK & PKS]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.depoknews.com/?p=23429</guid>
		<description><![CDATA[depoknews.com &#124; Dalam sidang kasus suap impor daging sapi yang berlangsung hari ini di Pengadilan Tipikor, Jakarta, posisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di atas angin. Dari keterangan beberapa saksi, kasus tersebut tidak ada kaitannya dengan PKS atau mantan Presiden PKS, Luthfi Hasan Ishaaq. Menurut Koordinator Indonesian Crime Analyst Forum (ICAF), Mustofa B Nahrawardaya, indikasi adanya [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignright size-full wp-image-23430" alt="lhi-" src="http://www.depoknews.com/wp-content/uploads/2013/05/lhi-.jpg" width="236" height="177" />depoknews.com | Dalam sidang kasus suap impor daging sapi yang berlangsung hari ini di Pengadilan Tipikor, Jakarta, posisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di atas angin. Dari keterangan beberapa saksi, kasus tersebut tidak ada kaitannya dengan PKS atau mantan Presiden PKS, Luthfi Hasan Ishaaq.</p>
<p>Menurut Koordinator Indonesian Crime Analyst Forum (ICAF), Mustofa B Nahrawardaya, indikasi adanya politisasi dan kriminalisasi terhadap PKS dan mantan Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq.</p>
<p>‘’Namun dalam persidangan hari ini, cukup jelas. Kasus ini, tak ada hubungannya dengan PKS ataupun LHI. Skornya 1-0 untuk keunggulan PKS,’’ ungkapnya seperti dikutip inilah.com, Jumat (17/5/13).</p>
<p>Selanjutnya, Mustofa membeberkan fakta hukum yang terjadi dalam persidangan. Misalnya keterangan Fathanah yang mengaku bukan kader PKS dan berprofesi sebagai makelar proyek. Demikian pula pengakuan Maharani Suciono tentang asal muasal uang sebesar Rp10 juta.</p>
<p>‘’Semuanya membantah tudingan miring terhadap LHI. Yang sempat diisukan berada sekamar dengan Maharani. Demikian pula transkrip pembicaraan LHI dengan Fathanah, tidak ada yang mengarah kepada uang suap Rp 1 miliar,’’ terangnya.</p>
<p>Sekedar catatan, persidangan suap impor daging sapi di Pengadilan Tipikor Jakarta, hari Jumat (17/5/13) menghadirkan mantan Presiden Partai Keadilan Sejahtera Luthfi Hasan Ishaaq, Menteri Pertanian Suswono, Ahmad Fathanah, Maharani Suciono sebagai saksi untuk dua terdakwa kasus korupsi impor daging sapi di Kementerian Pertanian, Juard Effendi dan Arya Abdi Effendi.</p>
<p>(inilah/dn)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.depoknews.com/sidang-impor-daging-sapi-icaf-skor-1-0-untuk-pks/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Dipecat KPUD, PPK Cimanggis Curhat ke Ketua DPRD</title>
		<link>http://www.depoknews.com/dipecat-kpud-ppk-curhat-ke-ketua-dprd/</link>
		<comments>http://www.depoknews.com/dipecat-kpud-ppk-curhat-ke-ketua-dprd/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 18 May 2013 06:00:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Miriawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cimanggis]]></category>
		<category><![CDATA[Depok Terkini]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.depoknews.com/?p=23425</guid>
		<description><![CDATA[depoknews.com &#124; Dampak Pemecatan terhadap ketua PPK Cimanggis Buyung Sugiarto dan anggota PPK Astuti oleh KPUD kota Depok berbuntut panjang, mereka mendatangi ketua DPRD kota Depok Rintis Yanto dan mengadukan perihal pemecatan tersebut. Ketua DPRD Kota Depok Rintis Yanto menanggapi dan menyarankan agar  mereka mengirim dan menjelaskan detail kronologis kejadian versi PPS dan PPK dengan [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignright size-medium wp-image-23426" alt="Cimanggis-20130517-00040" src="http://www.depoknews.com/wp-content/uploads/2013/05/Cimanggis-20130517-000401-300x225.jpg" width="300" height="225" />depoknews.com | Dampak Pemecatan terhadap ketua PPK Cimanggis Buyung Sugiarto dan anggota PPK Astuti oleh KPUD kota Depok berbuntut panjang, mereka mendatangi ketua DPRD kota Depok Rintis Yanto dan mengadukan perihal pemecatan tersebut.</p>
<p>Ketua DPRD Kota Depok Rintis Yanto menanggapi dan menyarankan agar  mereka mengirim dan menjelaskan detail kronologis kejadian versi PPS dan PPK dengan melampirkan bukti dan berkas kepada KPUD Provinsi Jawa Barat.</p>
<p>&#8220;Agar sebelum mengajukan keberatan berkas-berkas dan bukti harus dilengkapi supaya jadi pertimbangan bagi KPU Provinsi,&#8221; katanya.</p>
<p>Sementara itu Ketua Forum PPS se-Cimanggis, Didi menyatakan pihaknya menyayangkan sikap KPUD yang dinilai terlalu frontal. Namun, dia tidak ingin dikatakan menghalangi keputusan KPUD, hanya menyampaikan hak keberatan saja.</p>
<p>&#8220;Kami bukan menghalangi putusan KPU, tapi kami hanya menyayangkan putusan tersebut. Sebab sudah terbangun kebersamaan diantara kami. Selain itu ini jelas berdampak bagi kami, saat ini kami sudah berjalan, dikhawatirkan kalau ada pergantian, kegiatan jadi terhambat,&#8221; jelasnya kepada depoknews.com, Jumat (17/5/13).</p>
<p>Didi berharap KPUD mempertimbangkan kembali putusannya. Bila memang harus dicopot dari jabatan Ketua PPK, minimal Buyung dan Astuti dikembalikan menjadi anggota. Menanggapi wacana akan adanya pemboikotan oleh PPS dan PPK didi kurang sependapat. Sebab hal itu dinilai hanya akan memperkeruh suasana saja.</p>
<p>&#8220;Ini kan tugas negara, jangan sampai dengan adanya masalah ini jadi terbengkalai. Mudah-mudahan nggak akan terjadi apa-apa, kami juga takut berakibat kinerja kami menjadi tidak maksimal,&#8221; lanjutnya.<br />
(Mir/DN)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.depoknews.com/dipecat-kpud-ppk-curhat-ke-ketua-dprd/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Hati-hati, Jalan Radar AURI Cimanggis Rusak</title>
		<link>http://www.depoknews.com/hati-hati-jalan-radar-auri-cimanggis-rusak/</link>
		<comments>http://www.depoknews.com/hati-hati-jalan-radar-auri-cimanggis-rusak/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 18 May 2013 05:30:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Mujiran</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cimanggis]]></category>
		<category><![CDATA[Depok Terkini]]></category>
		<category><![CDATA[# Jalan Rusak]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.depoknews.com/?p=23417</guid>
		<description><![CDATA[depoknews.com &#124; Sudah sekitar enam bulan, jalan Radar AURI Cimanggis Depok rusak dibeberapa titik, seperti di depan sebuah salon yang jaraknya tak lebih dari 20 meter dari kantor Kecamatan Cimanggis, pengendara di harap berhati-hati melintasi jalan itu. Danny salah satu warga Cimanggis  mengeluhkan rusaknya Jalan Radar AURI tersebut. &#8220;Jalan Radar AURI Cimanggis Rusak dan sampai [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<div><img class="alignright size-full wp-image-23419" alt="jalan-rusak" src="http://www.depoknews.com/wp-content/uploads/2013/05/jalan-rusak.jpg" width="300" height="225" />depoknews.com | Sudah sekitar enam bulan, jalan Radar AURI Cimanggis Depok rusak dibeberapa titik, seperti di depan sebuah salon yang jaraknya tak lebih dari 20 meter dari kantor Kecamatan Cimanggis, pengendara di harap berhati-hati melintasi jalan itu.</div>
<p>Danny salah satu warga Cimanggis  mengeluhkan rusaknya Jalan Radar AURI tersebut.</p>
<div>
<div id=":8a" tabindex="0" role="button" data-tooltip="Hide expanded content"><img alt="" src="https://mail.google.com/mail/u/1/images/cleardot.gif" /></div>
</div>
<div>&#8220;Jalan Radar AURI Cimanggis Rusak dan sampai saat ini belum ada usaha perbaikan dari pemda setempat,&#8221; tulisnya pada harian Kompas, Sabtu (18/5/13).</div>
<div></div>
<div>Setiap hari ratusan mobil dari kawasan Cimanggis dan sekitarnya melintasi Jalan Radar AURI menuju Jakarta, Bogor dan sebaliknya.</div>
<div></div>
<div>Selain itu, kerusakan juga ada di depan SPBU seberang apartemen Cibubur Village, terdapat genangan air kotor dan menjijikan yang berasal dari selokan tersumbat disamping apartemen.</div>
<div>&#8220;Kondisinya sudah rata dengan jalan, ini sepertinya dibiarkan saja supaya jalan rusak. Entahlah siapa yang harus bertanggung jawab memperbakinya,&#8221;  tambahnya. (Muj/dn/foto: ist)</div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.depoknews.com/hati-hati-jalan-radar-auri-cimanggis-rusak/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tolong! Balita Asal Tapos Ini Menderita Kanker Mata dan Butuh Biaya Operasi</title>
		<link>http://www.depoknews.com/tolong-balita-asal-tapos-ini-menderita-kanker-mata-dan-butuh-biaya-operasi/</link>
		<comments>http://www.depoknews.com/tolong-balita-asal-tapos-ini-menderita-kanker-mata-dan-butuh-biaya-operasi/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 18 May 2013 05:00:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Regional]]></category>
		<category><![CDATA[Tapos]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.depoknews.com/?p=23413</guid>
		<description><![CDATA[depoknews.com &#124; Sungguh malang Ananda Nafisah Dafa Putri, balita berusia 4 tahun itu tak bisa menikmati keceriaan seperti anak seumurannya. Penyebabnya tak lain karena kanker yang membuat mata kirinya membesar hingga hampir menutupi separuh wajah. Anak kuli bangunan warga Tapos, Cilangkap, Depok ini mengidap kanker mata sejak delapan bulan lalu. Ananda saat itu merasa matanya hanya [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignright size-medium wp-image-23414" alt="ananda2" src="http://www.depoknews.com/wp-content/uploads/2013/05/ananda2-225x300.jpg" width="225" height="300" />depoknews.com | Sungguh malang Ananda Nafisah Dafa Putri, balita berusia 4 tahun itu tak bisa menikmati keceriaan seperti anak seumurannya. Penyebabnya tak lain karena kanker yang membuat mata kirinya membesar hingga hampir menutupi separuh wajah.</p>
<p>Anak kuli bangunan warga Tapos, Cilangkap, Depok ini mengidap kanker mata sejak delapan bulan lalu. Ananda saat itu merasa matanya hanya perih. Namun karena pengetahuan dan penghasilan orang tuanya yang terbatas, Ananda hanya diobati dengan obat tetes mata yang dibeli dari warung.</p>
<p>&#8220;Orang tua Ananda penghasilannya hanya cukup untuk makan, hanya memberikan obat tetes yang dibeli di warung untuk mengobati anaknya,&#8221; kata Slamet Widodo, Marketing Manager Yayasan Portalinfaq yang membantu pengobatan Ananda, Jumat (17/5/13).</p>
<p>Tiga bulan kemudian, mata Ananda mulai membengkak sehingga keluar dari kelopak matanya. Dokter Puskesmas yang memeriksa mata Ananda mengatakan bahwa Ananda menderita kanker mata dan harus diobati di rumah sakit besar.</p>
<p>Kondisi Ananda membuat kedua orang tuanya panik. Penghasilan mereka tak cukup untuk mengobati bocah malang itu.</p>
<p>&#8220;Ayah Ananda Nafisah sangat bingung sekali dengan kondisi saat ini, karena keluarganya baru saja beberapa bulan ini numpang ke rumah mandornya,&#8221; tutur Slamet.</p>
<p>Keluarga Ananda Nafisah saat ini sangat membutuhkan uluran tangan para dermawan. Saat ini mereka tinggal di RT2/2, Tapos, Cilangkap, Depok.</p>
<p>Bagi anda yang tergerak hatinya untuk membantu Ananda bisa menghubungi Yayasan Portalinfaq ke (021) 72786073 atau ke 081806168545 dan 081213400864 untuk mendapat keterangan mengenai kondisi Ananda.</p>
<p><span style="color: #888888;">(detikcom/dn)</span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.depoknews.com/tolong-balita-asal-tapos-ini-menderita-kanker-mata-dan-butuh-biaya-operasi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kultur Betawi, Inginkan Sekolah Berbasis Agama Negeri</title>
		<link>http://www.depoknews.com/kultur-betawi-inginkan-sekolah-berbasis-agama-negeri/</link>
		<comments>http://www.depoknews.com/kultur-betawi-inginkan-sekolah-berbasis-agama-negeri/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 18 May 2013 04:30:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Pramono</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.depoknews.com/?p=23407</guid>
		<description><![CDATA[depoknews.com &#124; &#8220;Kultur masyarakat Betawi, khususnya di Depok, banyak yang ingin bersekolah agama negeri. Seperti Madrasah Ibtidaiyah (MI), Tsanawiyah (MTs), dan Aliyah (MA) negeri. Saya setuju nantinya tiap kecamatan ada SMA Negeri. Tapi perlu juga Madrasah Aliyah Negeri (MAN),&#8221; ujar Sutrisno (46), warga Tapos, Sabtu (18/5/13). Ketika depoknews.com menyebut sudah banyaknya sekolah Islam terpadu milik [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignright size-full wp-image-23408" alt="Ujian-SMP-300x225" src="http://www.depoknews.com/wp-content/uploads/2013/05/Ujian-SMP-300x2251.jpg" width="300" height="225" />depoknews.com | &#8220;Kultur masyarakat Betawi, khususnya di Depok, banyak yang ingin bersekolah agama negeri. Seperti Madrasah Ibtidaiyah (MI), Tsanawiyah (MTs), dan Aliyah (MA) negeri. Saya setuju nantinya tiap kecamatan ada SMA Negeri. Tapi perlu juga Madrasah Aliyah Negeri (MAN),&#8221; ujar Sutrisno (46), warga Tapos, Sabtu (18/5/13).</p>
<p>Ketika depoknews.com menyebut sudah banyaknya sekolah Islam terpadu milik swasta di Depok, Sutrisno yang juga Direktur Pinbuk, tegas berkata: &#8220;Berapa biaya masuk sekolah itu Bang? Belasan hingga puluhan juta, tau. Mana (warga) mampu? Akhirnya mereka yang ingin sekolah, terpaksa daftar ke MAN yang ada di Jakarta dan Cibinong. Yang tidak mampu, yaah.. jadi tukang ojeg,&#8221; keluhnya.</p>
<p>&#8220;Tolong dong, sampaikan kepada pejabat Depok. Bikinkan kami sekolah agama negeri yang murah, atau gratis. Apalagi di Depag (Kementerian Agama, red), kan banyak dana abadi ummat. Pakai saja itu,&#8221; harapnya.</p>
<p>(pram/dn)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.depoknews.com/kultur-betawi-inginkan-sekolah-berbasis-agama-negeri/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Rusunawa Tapos Untuk Masyarakat Penghasilan Rendah</title>
		<link>http://www.depoknews.com/rusunawa-tapos-untuk-masyarakat-penghasilan-rendah/</link>
		<comments>http://www.depoknews.com/rusunawa-tapos-untuk-masyarakat-penghasilan-rendah/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 18 May 2013 04:00:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Mujiran</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.depoknews.com/?p=23402</guid>
		<description><![CDATA[depoknews.com &#124; Pemerintah Kota (Pemkot) Depok saat ini sudah memasarkan penyewaan Rusunawa Tapos yang terletak di Kampung Banjaran Pucung RT 004/05, Kelurahan Cilangkap, Kecamatan Tapos, Kota Depok Kepala Dinas Tata Ruang dan Pemukiman (Distarkim) Kota Depok, Nunu Heryana, mengungkapkan, masyarakat kelas menengah ke bawah khususnya di Kota Depok sudah dapat menikmati tempat tinggal layak huni. [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.depoknews.com/wp-content/uploads/2013/05/rusunawa2.jpg"><img class="alignright size-medium wp-image-23404" alt="rusunawa2" src="http://www.depoknews.com/wp-content/uploads/2013/05/rusunawa2-300x224.jpg" width="300" height="224" /></a>depoknews.com | Pemerintah Kota (Pemkot) Depok saat ini sudah memasarkan penyewaan Rusunawa Tapos yang terletak di Kampung Banjaran Pucung RT 004/05, Kelurahan Cilangkap, Kecamatan Tapos, Kota Depok</p>
<p>Kepala Dinas Tata Ruang dan Pemukiman (Distarkim) Kota Depok, Nunu Heryana, mengungkapkan, masyarakat kelas menengah ke bawah khususnya di Kota Depok sudah dapat menikmati tempat tinggal layak huni.</p>
<p>“Kita sudah memasarkan rusunawa untuk masyarakat berpenghasilan rendah,” ujarnya seperti yang dilansir di <a href="http://depok.go.id" target="_blank">depok.go.id</a> (17/5/13).</p>
<p>Dia menjelaskan, saat ini satu tower rusunawa sedang direnovasi dan diperbaiki fasilitasnya, karena sudah bertahun-tahun terbengkalai. Dananya mencapai Rp 600 juta. Diperkirakan selesai pada Maret  dan April sudah bisa ditawarkan kembali kepada masyarakat.</p>
<p>“Rusunawa Tapos terdiri dari tiga tower. Namun yang akan disewakan satu di tower bagian depan. Satu tower itu ada 96 kamar. Untuk lantai pertama sewa per bulannya Rp 250.000. Lantai dua Rp 200.000, lantai tiga Rp 175.000. Dulu sudah ada 112 keluarga yang berminat. Sekarang ini saya belum dapat data terbarunya,” jelas Nunu.</p>
<p>Nunu menegaskan, Pemkot Depok kembali mendapat tawaran membangun rusunawa oleh Kementerian Perumahan Rakyat. Lokasinya harus dibangun di wilayah industri. “Sehingga rusunawa itu dapat disewa oleh para buruh. Untuk daerah industri di Depok umumnya di wilayah Cimanggis dan Tapos,” tandasnya. (Muj/dn)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.depoknews.com/rusunawa-tapos-untuk-masyarakat-penghasilan-rendah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Real Madrid: Liga Spanyol, Liga Champion, &amp; Copa del Rey&#8230; Gagal Semua!</title>
		<link>http://www.depoknews.com/real-madrid-liga-spanyol-liga-champion-copa-del-rey-gagal-semua/</link>
		<comments>http://www.depoknews.com/real-madrid-liga-spanyol-liga-champion-copa-del-rey-gagal-semua/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 18 May 2013 03:30:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bola]]></category>
		<category><![CDATA[Olahraga]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.depoknews.com/?p=23399</guid>
		<description><![CDATA[depoknews.com &#124; Real Madrid harus kembali gigit jari. Musim ini mereka harus puas dengan satu gelar saja, Piala Super Spanyol 2012. Selebihnya mereka gagal mempertahankan gelar Liga Spanyol dari Barcelona. Ditikam oleh Borussia Dortmund di Liga Champion. Lalu, ditaklukkan tetangga sebelah Atletico Madrid di Copa del Rey. Tanda-tanda ketidaksiapan Real Madrid menyelesaikan musim sudah terlihat [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignright size-medium wp-image-23400" alt="Real-Madrid-vs-Atletico-Madrid-2-640x504" src="http://www.depoknews.com/wp-content/uploads/2013/05/Real-Madrid-vs-Atletico-Madrid-2-640x504-300x225.jpg" width="300" height="225" />depoknews.com | Real Madrid harus kembali gigit jari. Musim ini mereka harus puas dengan satu gelar saja, Piala Super Spanyol 2012. Selebihnya mereka gagal mempertahankan gelar Liga Spanyol dari Barcelona. Ditikam oleh Borussia Dortmund di Liga Champion. Lalu, ditaklukkan tetangga sebelah Atletico Madrid di Copa del Rey.</p>
<p>Tanda-tanda ketidaksiapan Real Madrid menyelesaikan musim sudah terlihat sejak awal. Jose Mourinho terbentur pada latihan pramusim yang ‘terlambat’ karena Euro 2012. Los Blancos memang berhasil mendapatkan Piala Super Spanyol 2012 setelah menang agresivitas gol tandang dari Barcelona. Namun, gelar itu harus ditebus dengan posisi mereka yang tercecer di Liga Spanyol.</p>
<p>Bahkan, sejatinya Madrid sudah ‘menyerahkan’ gelar juara La Liga sejak sebelum putaran pertama berakhir. Ribut-ribut di ruang ganti yang dialami pasukan Jose Mourinho, bertolak belakang dengan kemenangan demi kemenangan yang didapatkan Barcelona. Keberhasilan Madrid menahan Barca berpesta hingga pekan ke-35, tak terlepas dari ‘spirit Juanito’ yang muncul di dada para pemain sepanjang putaran kedua.</p>
<p>Fokus Real Madrid memang berada di Liga Champions. Florentino Perez terlalu rindu dengan gelar kesepuluh Los Blancos di ajang ini. Pasukan Jose Mourinho berhasil melewati lawan-lawan mereka, sebelum akhirnya ditaklukkan Borussia Dortmund 4-1 di Signal Iduna Park. Inilah titik keruntuhan Los Blancos yang disebut The Special One bermain terlalu “polos dan bersih sehingga tidak mau mentackle lawan”.</p>
<p>Kesempatan terakhir menambah gelar datang di Copa del Rey 2013. Lawan yang dihadapi adalah Atletico Madrid yang selalu tak beruntung dalam 25 pertemuan melawan Los Blancos. Namun, pengusiran Jose Mourinho, pergantian pemain yang keliru, semangat Atleti, dan ketidakberuntungan membuat Madrid kembali tertunduk.</p>
<p>Dari segi pemain, tidak ada yang salah dari Los Blancos. Mereka memiliki tim solid yang bahkan para pemain cadangannya akan menjadi pemain kunci jika berpindah ke klub lain. Namun, bara api di ruang ganti dan faktor ketidakberuntungan membuat satu gelar yang didapatkan di awal musim, tak bertambah. Dan musim ini, adalah musim yang ‘sangat panjang’ untuk Los Blancos. Lebih panjang daripada dua tahun awal masa kepelatihan Jose Mourinho. (sid/dn)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.depoknews.com/real-madrid-liga-spanyol-liga-champion-copa-del-rey-gagal-semua/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kejari Depok Berikan Penyuluhan Hukum</title>
		<link>http://www.depoknews.com/kejari-depok-berikan-penyuluhan-hukum/</link>
		<comments>http://www.depoknews.com/kejari-depok-berikan-penyuluhan-hukum/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 18 May 2013 03:00:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Miriawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cimanggis]]></category>
		<category><![CDATA[Depok Terkini]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.depoknews.com/?p=23370</guid>
		<description><![CDATA[depoknews.com &#124; Kejaksaan Negeri (Kejari) Depok berikan penyuluhan hukum kepda masyarakat di Aula Kecamatan Cimanggis, Jumat (17/5/13). Kepala Seksi Intelijen Kejari Depok, Haryono menyoroti perihal korupi, gratifikasi dan pungutan liar yang masih marak di masyarakat khususnya tingkat Kelurahan. Menurutnya hingga saat ini pengaduan masyarakat terkait tiga persoalan tersebut sudah banyak. Namun sayangnya minim barang bukti [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.depoknews.com/wp-content/uploads/2013/05/Cimanggis-20130518-00046.jpg"><img class="alignright size-medium wp-image-23390" alt="Cimanggis-20130518-00046" src="http://www.depoknews.com/wp-content/uploads/2013/05/Cimanggis-20130518-00046-300x225.jpg" width="300" height="225" /></a>depoknews.com | Kejaksaan Negeri (Kejari) Depok berikan penyuluhan hukum kepda masyarakat di Aula Kecamatan Cimanggis, Jumat (17/5/13).</p>
<p>Kepala Seksi Intelijen Kejari Depok, Haryono menyoroti perihal korupi, gratifikasi dan pungutan liar yang masih marak di masyarakat khususnya tingkat Kelurahan.</p>
<p>Menurutnya hingga saat ini pengaduan masyarakat terkait tiga persoalan tersebut sudah banyak. Namun sayangnya minim barang bukti hingga sulit diproses.</p>
<p>&#8220;Warga memang banyak yang sudah mengadukan terutama masalah pungutan liar. Tetapi tidak disertakan barang bukti sehingga kami sulit memprosesnya lebih lanjut,&#8221; ungkapnya dihadapan para undangan.</p>
<p>Atas dasar itu, dirinya mengimbau kepada masyarakat untuk melengkapi bukti sebelum melapor. &#8220;Bisa berupa rekaman audio maupun visual juga bisa berbentuk berkas,&#8221; lanjutnya.</p>
<p>Dalam kesempatan itu Camat Cimanggis Usman Haliyana menegaskan, saat ini Kecamatan Cimanggis telah menerapkan pelayanan gratis bagi warga. Namun untuk beberapa pelayanan seperti pengurusan Akta Jual Beli (AJB) yang sudah diatur dalam peraturan daerah masih dikenakan biaya.</p>
<p>&#8220;Alhamdulillah saat ini kami sudah terapkan pelayanan gratis mulai dari tingkat Kelurahan hingga Kecamatan,&#8221; katanya kepada depoknews.com</p>
<p>Usman mengimbau kepada warganya untuk turut serta dalam mengawasi kinerja Kelurahan dan Kecamatan dalam hal pelayanan masyarakat.</p>
<p>&#8220;Jangan sampai Stigma  Kota Depok sebagai Kota terkorup terus berkembang. Kita sama-sama saling mengawasi,&#8221; tutupnya.</p>
<p>Acara tersebut turut dihadiri Camat Cimanggis  Usman Haliyana, perwakilan Kelurahan sekecamatan Cimanggis serta LPM dan Karang Taruna se-Cimanggis.</p>
<p>(Mir/DN)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.depoknews.com/kejari-depok-berikan-penyuluhan-hukum/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Digasak Atletico, Real Madrid Puasa Gelar</title>
		<link>http://www.depoknews.com/digasak-atletico-real-madrid-puasa-gelar/</link>
		<comments>http://www.depoknews.com/digasak-atletico-real-madrid-puasa-gelar/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 18 May 2013 02:30:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ramadhan Aditya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bola]]></category>
		<category><![CDATA[Olahraga]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.depoknews.com/?p=23393</guid>
		<description><![CDATA[depoknews.com &#124; Real Madrid terpaksa harus puasa gelar di musim 2012/13 setelah kesempatan terakhir mengangkat trofi di kompetisi Copa Del Rey direbut oleh Atletico Madrid. El Real harus rela dikalahkan rival sekotanya di Santiago Bernabeu dengan skor 2-1, Sabtu (18/5/13) dini hari WIB. Kekalahan Real Madrid ini sekaligus memecahkan rekor tak terkalahkannya Los Merengues atas [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignright size-medium wp-image-23394" alt="Real-Madrid-vs-Atletico-Madrid-3-640x402" src="http://www.depoknews.com/wp-content/uploads/2013/05/Real-Madrid-vs-Atletico-Madrid-3-640x402-300x224.jpg" width="300" height="224" />depoknews.com | Real Madrid terpaksa harus puasa gelar di musim 2012/13 setelah kesempatan terakhir mengangkat trofi di kompetisi Copa Del Rey direbut oleh Atletico Madrid. El Real harus rela dikalahkan rival sekotanya di Santiago Bernabeu dengan skor 2-1, Sabtu (18/5/13) dini hari WIB.</p>
<p>Kekalahan Real Madrid ini sekaligus memecahkan rekor tak terkalahkannya Los Merengues atas rival satu kota Atletico Madrid selama 14 tahun. Atletico mengakhiri rekor pahit itu berkat gol penentu Miranda di babak tambahan.</p>
<p>Real Madrid sudah agresif menyerang sejak menit awal. Beberapa peluang dari bola mati juga tercipta di awal pertandingan. Hingga akhirnya pada menit &#8217;14jala gawang Atletico Madrid dipaksa bergetar oleh tandukan Cristiano Ronaldo yang menyambut tendangan sudut dari Mesut Ozil.</p>
<p>Atletico tak tinggal diam, mereka berusaha untuk membalas dan perjuangannya berbuah pada menit &#8217;35. Diego Cozta menyambut umpan dari Falcao dengan sempurna dan membuat Diego Lopez tak berdaya. Skor menjadi imbang 1-1 hingga akhir babak pertama, bahkan babak kedua.</p>
<p>Di babak kedua, pelatih Real Madrid Jose Mourinho harus rela diusir dari pinggir lapangan menyaksikan anak-anak asuhnya akibat protes keras kepada ofisial. Skor imbang masih bertahan di penghujung babak hinggga memaksa perpanjangan waktu.</p>
<p>Di babak tambahan waktu inilah Atletico menambah keunggulan lewat sundulan Miranda. Skor berubah 2-1 untuk Atletico. Insiden keributan sempat terjadi di akhir babak saat Ronaldo diusir dari lapangan karena melanggar Gabi. Kedua tim berseteru, namun itu tak mengubah skor 2-1. Atletico keluar sebagai juara Copa Del Rey. (Rad/dn)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.depoknews.com/digasak-atletico-real-madrid-puasa-gelar/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>@SBYudhoyono: Kritik Wajar Selama Tidak Memfitnah</title>
		<link>http://www.depoknews.com/sbyudhoyono-kritik-wajar-selama-tidak-memfitnah/</link>
		<comments>http://www.depoknews.com/sbyudhoyono-kritik-wajar-selama-tidak-memfitnah/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 18 May 2013 02:00:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.depoknews.com/?p=23383</guid>
		<description><![CDATA[depoknews.com &#124; Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam akun twitternya @SBYudhoyono mengatakan bahwa kritik dan protes merupakan hal yang wajar selama tidak memfitnah dan merusak. &#8220;Kita bersyukur masyarakat Indonesia kini bebas berekspresi. Protes dan kritik wajar, selama tidak memfitnah dan merusak,&#8221; kata Presiden dalam kicauan bertanda *SBY* yang diunggah Jumat (18/5/13). Pada hari sebelumnya, dalam akun [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.depoknews.com/wp-content/uploads/2013/05/SBY-twitter-copy.jpg"><img class="alignright size-medium wp-image-23384" alt="SBY twitter copy" src="http://www.depoknews.com/wp-content/uploads/2013/05/SBY-twitter-copy-300x225.jpg" width="300" height="225" /></a>depoknews.com | Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam akun twitternya @SBYudhoyono mengatakan bahwa kritik dan protes merupakan hal yang wajar selama tidak memfitnah dan merusak.</p>
<p>&#8220;Kita bersyukur masyarakat Indonesia kini bebas berekspresi. Protes dan kritik wajar, selama tidak memfitnah dan merusak,&#8221; kata Presiden dalam kicauan bertanda *SBY* yang diunggah Jumat (18/5/13).</p>
<p>Pada hari sebelumnya, dalam akun twitternya, Presiden menyoroti kecelakaan kerja di kawasan pertambangan milik PT Freeport.</p>
<p>Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam kicauannya meminta agar pihak PT Freeport dan aparat keamanan terkait melakukan penyelidikan kecelakaan kerja yang terjadi di kawasan pertambangan milik perusahaan tersebut sehingga tidak terjadi lagi di masa mendatang.</p>
<p>&#8220;Setiap pekerja di institusi manapun berhak mendapatkan perlindungan kerja. Segera lakukan investigasi kejadian PT Freeport,&#8221; kata Presiden dalam akun twitternya @SBYudhoyono di Jakarta, Kamis malam.</p>
<p>Kepala Negara mengatakan, ikut berduka atas kejadian tersebut dan telah meminta pihak terkait untuk mengintensifkan upaya-upaya penyelematan.</p>
<p>&#8220;Dengan kejadian kecelakaan di Freeport saya minta semua perusahaan di Indonesia meningkatkan keselamatan pekerjanya,&#8221; tegas Presiden.<br />
(ant/dn)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.depoknews.com/sbyudhoyono-kritik-wajar-selama-tidak-memfitnah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>SoA  Adakan Workshop Gratis Khusus Guru</title>
		<link>http://www.depoknews.com/soa-adakan-workshop-gratis-khusus-guru/</link>
		<comments>http://www.depoknews.com/soa-adakan-workshop-gratis-khusus-guru/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 18 May 2013 01:30:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Pramono</dc:creator>
				<category><![CDATA[Regional]]></category>
		<category><![CDATA[# Agenda]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.depoknews.com/?p=23386</guid>
		<description><![CDATA[depoknews.com &#124; Apakah anda guru SD, SMP, SMA sederajat dan berdomisili disekitar Jakarta? Save of Palestina (SoA) akan mengadakan Workshop Sejarah Peradaban Palestina dan Korelasinya dengan Peradaban Akhir Zaman. &#8220;Peserta  kegiatan ini khusus untuk guru, dan tidak dipungut biaya. Kami sediakan sertifikat juga. Yang pingin ikutan, hubungi saja panitia, Maya &#8211; 0815928618 atau Savitri – 081298738875. [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.depoknews.com/wp-content/uploads/2013/05/PETA-AQL-ISLAMIC-CENTER-REV.2.jpg"><img class="alignright size-medium wp-image-23387" alt="PETA AQL ISLAMIC CENTER-REV.#2" src="http://www.depoknews.com/wp-content/uploads/2013/05/PETA-AQL-ISLAMIC-CENTER-REV.2-212x300.jpg" width="212" height="300" /></a>depoknews.com | Apakah anda guru SD, SMP, SMA sederajat dan berdomisili disekitar Jakarta? Save of Palestina (SoA) akan mengadakan Workshop Sejarah Peradaban Palestina dan Korelasinya dengan Peradaban Akhir Zaman.</p>
<p>&#8220;Peserta  kegiatan ini khusus untuk guru, dan tidak dipungut biaya. Kami sediakan sertifikat juga. Yang pingin ikutan, hubungi saja panitia, Maya &#8211; 0815928618 atau Savitri – 081298738875. Bantu dong menyebarkan info ini!, &#8221; ujar Savitri, salah satu panitia kepada depoknews.com, Sabtu (18/5/13).</p>
<p>Lebih lanjut dikatakan, workshop akan dilaksanakan 1 Juni 2013, pukul 09.00 -17.00 di kantor AQL, Jalan Tebet Utara 1 No.40 Jakarta Selatan. &#8220;Ini sesuai dengan buku &#8220;PALESTINA, Kewajiban Yang Terlupakan. 1.135 Gerakan Untuk Membebaskan Palestina&#8221; karya Penulis dr. Raghib As Sirjani,&#8221; imbuhnya.</p>
<p>(pram/dn)</p>
<div></div>
<div></div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.depoknews.com/soa-adakan-workshop-gratis-khusus-guru/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kreatif, Mengolah Sampah Menjadi Berkah</title>
		<link>http://www.depoknews.com/kreatif-mengolah-sampah-menjadi-berkah/</link>
		<comments>http://www.depoknews.com/kreatif-mengolah-sampah-menjadi-berkah/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 18 May 2013 01:08:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Mujiran</dc:creator>
				<category><![CDATA[Humaniora]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.depoknews.com/?p=23380</guid>
		<description><![CDATA[depoknews.com &#124; Seorang ibu yang berdagang minuman dan mie rebus di Terminal Depok ini sungguh kreatif. Nur sambil menunggu daganganya yang buka setiap hari itu menganyam bungkus-bungkus kopi yang biasanya menjadi sampah, menjadi barang cantik dan bernilai ekonomis. &#8220;Saya mengerjakan ini   sambil menungguhi kios, jadi ini sambilan namun hasilnya lumayan mas, namun sekarang bahan bakunya [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.depoknews.com/wp-content/uploads/2013/05/Nur.jpg"><img class="alignright size-medium wp-image-23381" alt="Nur" src="http://www.depoknews.com/wp-content/uploads/2013/05/Nur-300x225.jpg" width="300" height="225" /></a>depoknews.com | Seorang ibu yang berdagang minuman dan mie rebus di Terminal Depok ini sungguh kreatif. Nur sambil menunggu daganganya yang buka setiap hari itu menganyam bungkus-bungkus kopi yang biasanya menjadi sampah, menjadi barang cantik dan bernilai ekonomis.</p>
<p>&#8220;Saya mengerjakan ini   sambil menungguhi kios, jadi ini sambilan namun hasilnya lumayan mas, namun sekarang bahan bakunya susah, sudah banyak yang tahu kalau bungkus kopi seperti ini laku dijual, dahulu mudah banyak orang kasih, paling hanya minta dibuatkan tas tas,  sekarang harus beli,&#8221; katanya kepada depoknews.com, Jumat (17/5/13) di Terminal Depok.</p>
<p>Hasil anyaman Nur berupa tas dengan harga antara Rp.80.000 s/d Rp.200.000, tas tersebut dilengkapi dengan puring.</p>
<p>Untuk memperoleh bahan baku tas yang berupa bungkus kopi, Nur membeli kepada pemasok selain dari hasil bungkus kopi hasil penjualan kedai kopinya yang ramai, karena berlokasi di terminal.</p>
<p>Ketrampilan mengolah sampah menjadi barang yang bermanfaat dan laku dijual, setelah melihat temannya yang lebih dulu membuat tas dari bungkus kopi.</p>
<p>&#8220;Awalnya saya melihat saja, lalu minta diajari dan sekarang sudah bisa,&#8221; katanya penuh kegembiraan. (Muj/dn)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.depoknews.com/kreatif-mengolah-sampah-menjadi-berkah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
